Halaman Materi 01
Pengenalan & Topologi Jaringan
Memahami arsitektur fisik perangkat dan jenis topologi penghubung komputer.
Gambar 1.1: Perangkat keras Switch, Router, dan Instalasi Perkabelan Server di Data Center.
Jenis Topologi Utama (Unordered List)
- π Topologi Star (Bintang): Menggunakan perangkat sentral berupa Switch/Hub. Jika salah satu kabel klien putus, jaringan klien lain tidak akan terganggu.
- π Topologi Bus: Menggunakan satu kabel utama (*backbone*). Hemat biaya kabel, tetapi rentan tabrakan data (*collision*) jika lalu lintas padat.
- β Topologi Ring (Cincin): Komputer saling terhubung membentuk lingkaran tertutup. Sinyal mengalir satu arah secara bergantian menggunakan token.
- πΈοΈ Topologi Mesh (Jala): Setiap komputer terhubung langsung ke semua komputer lain. Menawarkan toleransi kerusakan maksimal namun membutuhkan kabel yang sangat banyak.
Langkah Konfigurasi IP Statis pada Komputer Client (Ordered List)
Panduan langkah demi langkah menyetel alamat IP versi 4 (IPv4) secara manual pada sistem operasi.
- Buka Pengaturan Jaringan: Masuk ke menu Network & Internet Settings di Control Panel / Pengaturan OS.
- Pilih Network Adapter: Klik kanan pada adapter aktif (Ethernet atau Wi-Fi) lalu pilih Properties.
- Buka TCP/IPv4: Pilih Internet Protocol Version 4 (TCP/IPv4) kemudian klik Properties.
-
Isikan Parameter IP: Masukkan IP Address misalnya
192.168.1.10, Subnet Mask255.255.255.0, dan Default Gateway192.168.1.1. -
Simpan & Tes Koneksi: Simpan dengan menekan OK, lalu uji respon melalui terminal:
ping 192.168.1.1.